S2 KPI UIN KHAS Jember Tegaskan Distingsi Kurikulum Baru: Komunikasi Berbasis Pesantren
Banyuwangi – Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2 KPI) Pascasarjana UIN KHAS Jember menegaskan arah pengembangan kurikulumnya yang berfokus pada penguatan kajian komunikasi pesantren. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Kurikulum Pascasarjana yang digelar di Kalibaru Cottage, Banyuwangi, pada 1–2 November 2025.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi S2 KPI untuk meneguhkan visinya dalam menghadirkan kurikulum adaptif dan berakar pada kearifan lokal pesantren. Dalam presentasiyang disampaikan oleh Dr. Kun Wazis, M.I.Kom., mewakili Kaprodi S2 KPI Dr. Siti Raudlatul Jannah, S.Ag., M.Med.Kom, dijelaskan bahwa kurikulum mendatang akan lebih menekankan pada aspek kajian komunikasi pesantren sebagai wujud nyata dari integrasi ilmu komunikasi dengan tradisi keilmuan Islam.
“Pada kurikulum mendatang, S2 KPI akan lebih menekankan kajian komunikasi pesantren. Ini merupakan bentuk visi kita yang berpijak pada kearifan lokal, karena pesantren memiliki kontribusi besar dalam khazanah keilmuan Islam,” ujar Dr. Kun Wazis di hadapan Ketua Senat UIN Khas Jember, Prof. Dr. Sofyan Tsauri, M.M., dan seluruh peserta Rakorev.
Beliau menambahkan bahwa di S2 KPI, kajian komunikasi dan penyiaran Islam akan tetap bersentuhan dengan nilai-nilai pesantren. Pendekatan ini memberi distingsi kuat bagi program studi, karena menghadirkan spesialisasi komunikasi berbasis pesantren, mulai dari penelitian tentang komunikasi kiai, media pesantren, hingga strategi dakwah berbasis komunitas santri.
“Mahasiswa dapat mengkaji komunikasi kiai, pola penyiaran Islam di lingkungan pesantren, atau bahkan media dakwah pesantren yang kini mulai bergerak di ruang digital,” lanjutnya.
Sementara itu, menurut Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd., fokus pada komunikasi pesantren merupakan langkah strategis yang relevan dengan jati diri UIN KHAS Jember.
“Kurikulum yang menonjolkan komunikasi pesantren ini tidak hanya memperkuat distingsi akademik, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Pascasarjana UIN KHAS Jember dalam menjaga warisan intelektual pesantren agar tetap hidup dan relevan di era digital,” pungkasnya.
Penulis: Laili Salimah
Editor: Wildan Khisbullah Suhma



